<!-- --><style type="text/css">@import url(https://www.blogger.com/static/v1/v-css/navbar/3334278262-classic.css); div.b-mobile {display:none;} </style> </head><body><script type="text/javascript"> function setAttributeOnload(object, attribute, val) { if(window.addEventListener) { window.addEventListener('load', function(){ object[attribute] = val; }, false); } else { window.attachEvent('onload', function(){ object[attribute] = val; }); } } </script> <div id="navbar-iframe-container"></div> <script type="text/javascript" src="https://apis.google.com/js/plusone.js"></script> <script type="text/javascript"> gapi.load("gapi.iframes:gapi.iframes.style.bubble", function() { if (gapi.iframes && gapi.iframes.getContext) { gapi.iframes.getContext().openChild({ url: 'https://www.blogger.com/navbar.g?targetBlogID\x3d1574632008568096036\x26blogName\x3dBudakPEMALAS\x26publishMode\x3dPUBLISH_MODE_BLOGSPOT\x26navbarType\x3dBLUE\x26layoutType\x3dCLASSIC\x26searchRoot\x3dhttp://aqidamsyar.blogspot.com/search\x26blogLocale\x3den_GB\x26v\x3d2\x26homepageUrl\x3dhttp://aqidamsyar.blogspot.com/\x26vt\x3d4889051296568924402', where: document.getElementById("navbar-iframe-container"), id: "navbar-iframe" }); } }); </script>




stories biography archives


Intro


AQIDAMSYAR
Melakar nama, Mencari Dunia.
Sesat Sendiri, Mula Lupa Diri
Berhenti Dipersimpangan,
Melihat Kebelakang
Mahu diri kembali.
Pulang


Wednesday, 23 September 2015
Assalammualaikum

Kali kedua raya tanpa keluarga
Mungkin pada yang mengetahui menyalahkan aku
kerna aku sendiri berkeras.
tapi asal kalian tahu, aku ingin ruang untuk sendiri,
maafkan aku
Sesampainya disini
aku tersenyum,
aku tak tahu mengapa
mengapa lebar sungguh senyuman aku
mungkin aku terlalu inginkan kedamaian disini,
atau mungkin aku cuba menyembunyikan
sesuatu yang besar dari pengetahuan org lain?
entah laa..
aku sendiri tak pasti.

esok bakal kembali ke ipoh,
dan aku harapkan di Ipoh nanti aku
dapat membuat keputusan yang semua nantikan
keputusan untuk masa depan.
masa depan ke?
atau keputusan untuk nyawa?
aku sendiri tak pasti..

Takbir raya sekali lagi berkumandang,
aku mendengar setiappp alunan takbir yang aku dgr,
dan setiap kali itu ayat suci dan indah itu
membuat aku menangis.
Aku kesini juga untuk menyatakan rindu aku
pada keluarga,
rindu aku pada ayahanda dan bonda
rindu saat semua berkumpul satu meja makan
segala juadah yang ada.
aku rindu gelak ketawa bersama,
aku rindu pertelingkahan kecil bersama mereka.
semuanya aku rindu tentang mereka.
Walau hati sedang marah, aku masih mengharapkan
ade penyejuknya nanti..
akan ada...
itu pasti..
tapi beri aku masa untuk mencari penyejuknya.

Selamat Hari Raya bonda, ayahanda



Official Template By BudakPEMALAS